Rifa Seorang blogger dan internet marketer asal Sumedang, Jawa Barat. Saat ini aktif mengelola beberapa blog dan berjualan produk fashion secara online.

Teknik Pomodoro untuk Manajemen Waktu Anda

3 min read

TEKNIK POMODORO PENGERTIAN

Teknik Pomodoro via ntaskmanager.comTeknik pomodoro sangat efektif untuk orang yang suka bekerja. Teknik ini bisa memanajemen waktu menjadi lebih efisien dan meningkatkan produktivitas kita.

“Kesederhanaannya menipu … Ini menghilangkan kegelisahan saya atas berlalunya waktu dan juga membuat saya lebih efisien; disegarkan oleh istirahat, misalnya, saya mengurangi separuh total waktu yang diperlukan untuk memeriksa kolom fakta.” – Sue Shellenbarger, The Wall Street Journal

Apa pun profesi yang sedang anda jalani, memaksimalkan waktu dengan baik merupakan suatu keharusan. Banyak strategi untuk manajemen waktu, namun hati ini sudah terlanjur suka dengan Teknik Pomodoro.

Apa itu Teknik Pomodoro?

TEKNIK POMODORO - Penemu

Sebenarnya, teknik ini dipopulerkan pada awal 90-an oleh Francesco Cirillo, seorang developer, penulis dan entrepreneur.

Dinamai dengan ‘Pomodoro’ karena dia menggunakan timer yang bentuknya mirip tomat untuk mengelola waktunya.

Teknik Pomodoro ini memetakan tugas-tugas setiap 25 menit yang berarti kita sudah menyelesaikan 1 babak. Setelah menyelesaikan 1 babak, kita harus istirahat sejenak selama 5 menit.

Setelah selesai 4 babak (2 jam), kita bisa istirahat dengan durasi waktu yang lebih lama. Misalnya 10–30 menit.

Kalau saya sendiri, lebih suka istirahat 10–15 menit saja, biar nggak kelamaan.

Apa Manfaat Teknik Pomodoro?

MANFAAT TEKNIK POMODORO
Segudang Manfaat dari Teknik Pomodoro (sumber : digitalmarketer.id)

Jujur saja, teknik ini cukup ampuh untuk meningkatkan produktivitas saya. Apalagi kalau ada deadline yang banyak, Pomodoro bisa membuat saya menjadi menyelesaikan deadline dengan lebih baik.

Cara kerjanya juga simpel, cukup atur-atur saja waktunya.

Nah, sekiranya ini beberapa manfaat dari teknik Pomodoro:

  • Belajar Manajemen Waktu

Teknik Pomodoro mengajarkan kita untuk bersahabat dengan waktu, bukan memusuhinya. Sistem ini benar-benar tidak memberatkan pikiran dan sangat mudah untuk diaplikasikan. Kita bisa memanajemen waktunya hingga benar-benar dekat dengan kita, bukan membatasi aktivitas kita terhadap waktu itu sendiri.

  • Mencegah GAGAL FOKUS

Karena berkecimpung di dunia online yang serba ‘enak’, saya kerap kali menjadi gagal fokus. Harusnya nulis 1000 kata sampai selesai, eh di 500 kata udah scroll sosmed.

Dengan Pomodoro ini, saya bisa meminimalisir distraksi dari ‘setan-setan’ online. Toh, saya masih buka sosmed sewaktu lagi istirahat 5 menit.

Jadi, pekerjaannya bisa rampung sesuai deadline meski saya selingi dengan aktivitas santai.

  • Meminimalisir Multitasking

Mengerjakan tugas secara bersamaan memang akan membunuh produktivitas seseorang. Kalau kita pakai Pomodoro, kita bisa mengerjakan 1 tugas sampai rampung baru lanjut ke tugas yang lain.

Hal ini juga akan meminimalisir stress karena beban kerja yang begitu banyak.

  • Badan lebih bugar

Bekerja secara non-stop malah membuat kita tidak produktif. Saya pun sudah merasakannya. Karena teknik Pomodoro menggunakan sistem jeda sejenak, ini akan memulihkan tubuh kita yang pegal dan jenuh.

Apalagi yang masih suka duduk berlama-lama di depan laptop seperti saya, waduh wajib banget istirahat tuh!

Kalau badan fresh, kita juga akan lebih semangat dan konsentrasi kan?

Cara Simpel Melakukan Teknik Pomodoro

Belajar menggunakan teknik Pomodoro sebenarnya sangat mudah. Bahkan anda akan merasakan sensasi tersendiri ketika mencobanya.

Ini 5 tahap teknik Pomodoro yang bisa anda lakukan…

TEKNIK POMODORO CARA MENGGUNAKAN
Metode Pomodoro untuk Produktivitas (sumber : naturalfactors.com)

Tahap 1 : Tentukan deadline dan tugas yang ingin anda lakukan. Misalnya saja, saya ingin menulis artikel dengan panjang 3000 kata selama 2 jam (1 Pomodoro).

Tahap 2 : Bagi 2 jam tersebut menjadi 4 babak. 1 babak berisi 25 menit + jeda istirahat 5 menit. Anda bisa menggunakan alarm smartphone untuk mengingatkan waktu kerja selama 25 menit ke depan. Kalau anda mulai kerja dari jam 08:00, maka atur alarmnya ke 08:25.

Tahap 3 : Bekerja dan manfaatkanlah waktu 25 menit tersebut dengan sebaik-baiknya. Anda harus fokus pada pekerjaan, jangan sekali-kali berpikiran untuk santai-santai. Blokir semua gangguan yang muncul.

Jangan sekali-kali membuka Facebook, membalas SMS/WA, membaca email, dan menjawab panggilan telepon yang tidak penting. Kecuali memang pekerjaanmu di situ, ya lakukan saja.

Tahap 4 : Kalau alarm berbunyi, istirahatlah selama 5 menit. Anda bisa bebas ngapain aja di waktu ini entah itu pergi ke toilet, menelepon teman, olahraga kecil atau membalas pesan yang sekiranya perlu dijawab. Bangkitlah dari tempat duduk untuk menyegarkan kembali tubuh yang sudah loyo.

Tahap 5 : Habis istirahat, lanjutkan babak berikutnya yakni 25 menit ke depan. Selesaikan waktu ini untuk melanjutkan pekerjaan yang belum selesai. Kalau sudah 4 babak, istirahatlah selama 10–30 menit. Sesuaikan saja dengan ritme istirahat yang bisa anda lakukan.

Gampang banget kan?

Aplikasi Pomodoro : Mempermudah Belajar Manajemen Waktu

Menggunakan alarm atau jam dinding mungkin kurang efektif untuk mencoba teknik ini. Kita harus atur alarm setiap 25 menit dengan cara manual. Padahal, sekarang ini sudah banyak aplikasi smartphone untuk membantu teknik Pomodoro.

Ini beberapa aplikasi yang bisa anda pakai:

  1. Marinara Timer — Web
  2. Timer Doro — Web
  3. Tomighty — Win / Mac / Linux
  4. Pomodoto — iOS / Android / Mac / Windows / Chrome Extention
  5. Pomodoneapp — iOS / Android / Mac / Windows / Chrome Extention / Linux / Web

Kalau saya pakai yang mana? Sekarang saya masih pakai Tomighty, karena lebih cocok saja. Simpel dan mudah digunakan untuk penggunaan desktop.

Saya rasa, belajar teknik Pomodoro sangatlah mudah. Kalau sudah terbiasa menggunakan teknik ini, saya jamin anda bisa lebih produktif. Apalagi kalau sedang banyak tugas dan deadline, saya rasa menggunakan teknik ini merupakan pilihan yang terbaik.

Semua sebenarnya cocok menggunakan teknik ini, tinggal action aja! (sumber : https://francescocirillo.com)

Teknik ini bisa digunakan untuk profesi apa saja, namun lebih sering digunakan oleh pengembang, desainer, freelancer, internet marketer dan orang-orang yang berkecimpung dengan industri kreatif.

Kita bisa memodifikasi ritme babaknya dengan durasi yang lebih lama atau lebih singkat, tidak selalu terpaku pada 25 menit.

Perlu diingat juga, Pomodoro itu sistem produktifitas, bukan penghalang aktivitas kita. Kalau ada sesuatu yang mendesak banget, ya udah abaikan sejenak Pomodoro ini. Anda bisa lanjut di lain waktu.

Intinya sih, tujuan teknik Pomodoro ini biar kita itu makin fokus dan produktif ya. Biar kita itu nggak ‘spaneng’ kalau ada tugas segede gaban. ?

Jadi, kapan mau coba?

Rifa Seorang blogger dan internet marketer asal Sumedang, Jawa Barat. Saat ini aktif mengelola beberapa blog dan berjualan produk fashion secara online.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *