Rifa Seorang blogger dan internet marketer asal Sumedang, Jawa Barat. Saat ini aktif mengelola beberapa blog dan berjualan produk fashion secara online.

10 Tips Meningkatkan Engagement Instagram di Tahun 2020

5 min read

CARA MENINGKATKAN ENGAGEMENT INSTAGRAM

Bagaimana sih cara meningkatkan engagement Instagram untuk bisnis di tahun 2020 ini?

Setiap hari, algoritma Instagram terus diupdate untuk memuaskan penggunanya. Dulu, kalau kita upload foto di timeline, maka akan banyak sekali orang yang lihat. Tapi kalau sekarang, foto yang kita upload mungkin hanya dilihat oleh 10-30% saja dari total pengikut kita.

Mereka yang sering buka profil kita, likes post dan berinteraksi dengan kita cenderung akan melihat postingan kita di timeline. Semakin banyak interaksi, semakin bagus pula akun Instagram tersebut.

10 Tips Meningkatkan Engagement Instagram secara Organik

1. Posting Konten Berkualitas

CARA MENINGKATKAN ENGAGEMENT INSTAGRAM - POST KONTEN BERKUALITAS

Kalau Anda ingin mendapat engagement yang tinggi, Anda harus membuat konten yang berkualitas. Tanpa konten bermutu, akun Instagram Anda pastinya akan membosankan.

Sebanyak apapun tips yang sudah Anda baca, kalau Anda mengabaikan kualitas konten, hasilnya tentu tidak maksimal.

Sebagai salah satu platform media sosial paling populer, Instagram memiliki algoritma sangat canggih.

Instagram saat ini mampu mengidentifikasi SPAM, konten kasar, p*rno dan aktivitas yang mencurigakan lainnya.

Jika ada yang melanggar kebijakan, maka akun tersebut bisa dibanned sementara (shadow banned) atau dibanned permanen.

Sebaliknya, jika konten yang disajikan menarik atau informatif, Instagram akan mempromosikannya secara cuma-cuma melalui Instagram Explore. Dengan begitu, konten tersebut bisa dijangkau oleh lebih banyak orang.

Ketika engagement meningkat, jumlah followers juga akan bertambah dengan sendirinya.

Apalagi kalau kontennya VIRAL, pasti pertambahan followersnya cukup signifikan.

Nah, konten yang berkualitas itu seperti apa sih?

Contohnya begini:

  • Foto yang bagus dan berkualitas tinggi. Anda tidak perlu pakai kamera mirrorless atau DSLR, pakai smartphone juga sudah bisa menghasilkan foto yang bagus. Tinggal edit saja pakai aplikasi edit foto seperti Lightroom atau VSCO agar hasilnya maksimal.
  • Foto yang unik, kreatif, lucu dan asyik untuk dilihat. Misalnya Anda membangun akun Instagram publik humor, maka kontennya harus diisi dengan humor yang fresh dan bikin ngakak. Meski resolusi gambarnya rendah, jika memang benar-benar lucu maka tidak masalah (contohnya meme dan shitpost). Konten seperti ini dianggap berkualitas karena fokus menghibur banyak orang.
  • Kata-kata yang penuh semangat, motivasi, inspirasi, dan menyegarkan. Salah satu yang sering digunakan yaitu quote keren dari pengusaha, orang sukses, motivator, cuitan twitter atau yang lainnya.
  • Video atau GIF yang interaktif. Anda tidak dianjurkan membuat foto terus-menerus, harus diselangi dengan gambar bergerak berupa video atau GIF animation. Dengan strategi ini, kita bisa menjangkau lebih banyak orang, apalagi kalau video tersebut punya potensi viral di Instagram.

Konten yang berkualitas juga punya artian sendiri. Jika ada tren berita yang sedang viral, kita bisa ikut meramaikan kondisi tersebut dengan upload konten serupa. Biasanya konten kita juga akan ketularan viral.

Misalnya saat ini heboh tentang Virus Corona, maka kita bisa buat konten infografis mengenai ‘cara mengantisipasi Virus Corona’ agar banyak orang tahu apa yang harus mereka lakukan. Info bermanfaat semacam ini juga bisa viral sehingga mengundang interaksi.

2. Lakukan Branding

CARA MENINGKATKAN ENGAGEMENT INSTAGRAM - BUAT BRANDING

Agar engagement tinggi, anda perlu melakukan branding. Buatlah display feed yang menggambarkan siapa anda sebenarnya. Misalnya jika anda bekerja sebagai desainer grafis, anda bisa upload konten seputar desain entah itu tips, tutorial, atau portofolio desain yang sudah anda kerjakan sebelumnya.

Kalau anda suka berbagi, ceritakanlah pengalaman-pengalaman yang pernah anda alami. Tulis caption sesuai gaya bahasa sendiri, posting foto sesuai keinginan anda.

Contoh akun Instagram yang bisa anda analisa:

Personal

Bisnis

Media

  • Mojok.co – Menghibur dan Antimainstream
  • Tirto.id – Aktual, Infografis & Terpercaya
  • Tempo.co – Kritis, Sarkas dan Tajam

Bagaimana? Sudah ada gambaran kan?

3. Gunakan Caption dan Hastag dengan Baik

CARA MENINGKATKAN ENGAGEMENT INSTAGRAM - CAPTION DAN HASTAG BAGUS

Selain gambar/video, caption dan hastag juga memiliki peranan yang cukup penting. Dengan caption yang menarik kita bisa membuat story telling, mengajukan pertanyaan ke followers atau sekadar informasi tambahan.

Sementara itu, penggunaan hastag akan memudahkan orang lain menemukan postingan kita. Kalau anda menggunakan hastag #kuliner, maka Instagram akan memasukannya dalam kategori tersebut.

Setelah dikategorikan, Instagram akan menampilkan postingan anda ke orang-orang yang mungkin tertarik dengan kuliner.

Bahkan menurut pakar… sebuah postingan dengan hastag akan meningkatkan jangkauan

Agar lebih maksimal, hastag perlu diriset terlebih dahulu. Mencari hastag yang bagus bisa dilakukan secara manual atau pun bantuan hastag generator.

Jangan pakai hastag dibawah 5000 post, carilah hastag dengan jumlah post diatas 10.000.

Untuk penggunaannya sendiri, anda bisa menaruhnya di caption hingga maksimal 30 hastag. Namun jangan terlalu sering menggunakan hastag yang sama dalam jangka waktu lama karena bisa terkena shadow banned.

Penggunaan hastag yang baik memang bisa meningkatkan engagement akun Instagram hingga beberapa persen.

Tapi ingat, kalau akunnya sudah punya followers yang banyak (100.000 followers misalnya) maka penggunaan hastag bisa dikurangi atau bahkan tidak perlu digunakan sama sekali.

4. Manfaatkan Instagram Stories

CARA MENINGKATKAN ENGAGEMENT INSTAGRAM - Instagram Stories

Banyak influencer, online shop dan media yang memanfaatkan Instagram Stories untuk meningkatkan engagement pengguna.

Bahkan ada data yang menyebutkan bahwa Insta Story lebih sering dibuka ketimbang timeline Instagram itu sendiri.

Dengan Insta Story, anda bisa berbagi cerita, mengajak orang lain menjawab pertanyaan, mengadakan survey/polling, bermain challenge, dan masih banyak lagi.

Untuk mendorong keterlibatan, anda bisa mengajukan pertanyaan atau quiz ke followers anda.

Kamu suka makan apa ______?

Lebih suka yang mana nih?

Gimana menurutmu?

Saya akan membagikan pengalaman saya saat travelling ______

Ada pertanyaan???

Insta Story memang punya keunikannya sendiri. Bahkan bisa jauh lebih interaktif ketimbang postingan yang ada di timeline.

Anda bisa lihat influencer seperti Arief Muhammad yang suka berinteraksi dengan followersnya melalui Insta Story.

Setiap hari, dia membagikan cerita dan menjawab komentar dari followersnya.

5. Posting Ketika Orang Lain Sedang Buka Instagram

Cara Meningkatkan Engagement Instagram - Post di Jam Ramai

Anda harus tau kapan waktu terbaik untuk posting. Saat pengguna sedang buka Instagram, anda sebaiknya memposting konten saat itu juga.

Secara logika, kalau banyak orang yang sedang buka Instagram, postingan kita juga bisa lebih mudah dilihat oleh mereka.

Berdasarkan pengalaman saya, waktu terbaik yang paling saya rasakan (interaksi bagus) yakni di jam 12 siang, jam 3 sore, jam 6 petang, jam 7 malam dan jam 9 malam.

Tentu setiap akun berbeda-beda waktu terbaiknya; karena ketertarikan dan kesibukan audience-nya memang beragam.

Kalau anda sudah punya minimal 5000 followers, cobalah buka insight lalu lihat waktu terbaik untuk posting. Postinglah konten di jam-jam terbaik sesuai insight yang sudah direkam Instagram.

Data ini bisa anda olah untuk membuat konten yang berkualitas sesuai demografi dan ketertarikan followers anda.

Kenapa 5000 followers? Angka ini sebenarnya relatif, 1000 followers pun tak jadi masalah.

Namun, dengan 5000 followers kita sudah bisa melihat data yang cukup solid ketimbang 1000 followers.

Sudah ada orang yang ingin terlibat dan berinteraksi dengan akun kita dan itu bisa jadi pertimbangan yang baik.

6. Analisa Postingan Terbaik Anda

Selama akun berjalan, pasti ada postingan yang punya jangkauan, interaksi dan keterlibatan yang bagus.

Coba analisa, kenapa postingan itu bisa punya kinerja yang lebih baik.

Ada apa fotonya? Apa warna yang dipakai? Apa itu topik viral? Caption apa yang ditulis? Hastag apa yang dipakai?

7. Posting Lebih Banyak Topik seperti Top Posts Anda

Top Post berarti yang paling banyak disukai orang lain. Kalau anda sudah tahu kriteria dan karakteristiknya, coba duplikasi konten selanjutnya agar mirip Top Post anda sebelumnya. Dengan begitu, akun anda bisa lebih cepat bertumbuh.

8. KONSISTEN!

Kalau anda memang serius ingin membangun akun Instagram secara organik, anda harus memposting konten secara KONSISTEN.

Tidak bisa diganggu gugat!

Alasannya simple:

  • Orang lain akan mengingat anda karena rajin posting konten terus menerus. Meski postingan di timeline hanya dilihat oleh beberapa pengguna saja, tapi dengan upload setiap hari kita bisa mendapat followers yang lebih loyal.
  • Algoritma Instagram akan memprioritaskan akun yang konsisten ketimbang akun yang hanya upload beberapa post dalam beberapa bulan.
  • Kalau tidak konsisten, Instagram tidak akan memperlihatkan postingan baru anda di timeline followers sehingga engagement akan menurun drastis.

Konsisten memang tidak mudah, tapi itu adalah kunci keberhasilan bermain di Instagram. Anda bisa merencanakan postingan untuk beberapa hari ke depan.

Selanjutnya, posting konten minimal 1x sehari di jam ramai. 1x hari setiap hari jauh lebih baik ketimbang upload 10x post lalu besoknya tidak upload sama sekali.

9. Rajin Balas Komentar

Apresiasi jika mereka mengomentari postingan anda. Balas komentar mereka entah sekadar basa-basi atau menjawab permasalahan yang mereka komentari.

Tapi ingat, membalas komentar juga harus tau takaran. Akun saya pernah terkena shadow banned karena mungkin keseringan balas komentar.

Aneh kan? Sudah rajin komen malah kena shadow banned.

Memang saat itu saya bisa balas ratusan komentar di akun saya. Niatnya ingin ningkatin engagement, tapi malah kena petaka.

Mungkin aktivitas itu dianggap SPAM oleh Instagram. Jadi lebih baik membalas 10-15 komentar saja dalam satu posting, jangan berlebihan.

Ternyata terlalu rajin itu nggak baik, sesekali kita butuh santai.

10. Giveaway

Ini salah satu teknik yang sangat sering dipakai untuk menghasilkan interaksi dan keterlibatan. Dari dulu sampai sekarang, melakukan Giveaway juga efektif untuk promosi.

Dengan bagi-bagi gratis ke orang lain, anda bisa meningkatkan engagement secara siginifikan.

Anda bisa menyuruh mereka untuk like, komen, share, tag 5 orang teman, dan follow akun Instagram anda. Berbagi dulu, terima hasil kemudian.

Selesai! Saatnya beraksi …

Dengan melakukan beberapa langkah yang sudah disebutkan, harapannya bisa meningkatkan engagement akun Instagram anda. Semoga tulisan ini berguna untuk anda. Oh iya, silakan pelajari panduan Instagram Marketing lainnya untuk menambah wawasan anda dalam mengelola dan mengembangkan akun Instagram.

Rifa Seorang blogger dan internet marketer asal Sumedang, Jawa Barat. Saat ini aktif mengelola beberapa blog dan berjualan produk fashion secara online.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *