Rifa Seorang blogger dan internet marketer asal Sumedang, Jawa Barat. Saat ini aktif mengelola beberapa blog dan berjualan produk fashion secara online.

Cara Investasi Properti untuk Pemula dengan Cerdas

5 min read

Cara Investasi Properti untuk Pemula

Ingin investasi property tapi bingung bagaimana memulainya? Tenang, kami akan memberi beberapa tips berinvestasi property untuk pemula yang bisa langsung diaplikasikan.

Investasi property adalah salah satu jenis investasi yang berhubungan dengan pembelian, kepemilikan, penyewaan, pengelolaan atau penjualan property (real estat) yang dapat mendatangkan keuntungan (profit).

Properti yang dimaksud dapat dimiliki oleh berbagai pihak seperti sekelompok investor, korporasi atau perorangan.

Dari sisi jangka waktunya, bisa dibedakan menjadi dua yaitu jangka pendek dan jangka panjang.

Investasi jangka pendek ditujukan untuk mendapat keuntungan dengan waktu relatif cepat, sedangkan investasi jangka panjang membutuhkan waktu selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk mendapatkan keuntungan.

Keuntungan Investasi Properti

Sebelum memutuskan berinvestasi, perlu anda ketahui bahwa investasi property memiliki ROI (Return of Investment) yang cukup tinggi dengan risiko tidak terlalu besar.

Berikut beberapa keuntungan jika anda investasi property.

1. Real Estat Mempunyai Nilai Aset yang Tinggi

Hampir semua orang sukses di dunia pada akhirnya akan berinvestasi di dunia properti. Ini sejalan dengan hukum alam bahwa manusia semakin bertambah, namun ketersediaan lahan semakin terbatas.

Karenanya, harga property akan terus mengalami kenaikan seiring berjalannya waktu dan TIDAK AKAN PERNAH TURUN.

Hal ini sangat berbeda dengan instrument investasi lainnya yang memiliki fluktuasi nilai naik dan turun. Bahkan di pasar saham, nilai asetnya bisa turun menyentuh angka 0 bahkan minus.

2. Investasi Properti Lebih Stabil dan Bisa dikontrol

Berinvestasi di bidang property sebenarnya cukup unik. Kita bisa mendapatkan berbagai keuntungan yang lumayan bagus namun risikonya juga tidak terlalu besar.

Apabila ada kerugian, kita bisa menekannya dengan menunggu momen yang tepat dan kita tetap memegang kendali atas property tersebut.

Ketika harga pasar sedang naik, maka anda bisa menjual property tersebut sehingga mendapat keuntungan yang memadai.

Anda mempunyai lebih banyak kendali saat berinvestasi properti. Hal ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan pasar saham yang dipengaruhi oleh banyak faktor di luar kendali anda.

Selain itu, anda juga memilikinya secara fisik atau benar-benar ada di lapangan. Dengan demikian, anda bisa menambah pemasukan tambahan misalnya dengan menyewakannya kepada orang lain.

3. Memperoleh Capital Gain

Capital gain atau keuntungan modal adalah keuntungan yang diperoleh saat penjualan aset modal dalam investasi memiliki harga jual yang lebih tinggi dari modal awal.

Semakin lama seseorang memiliki property maka nilainya akan terus naik seiring berjalannya waktu. Investasi di property bahkan bisa pulih kembali dari gelembung ekonomi atau economic bubble.

Saat terjadi krisis, dimana semua harga anjlok secara drastis, property bisa ditahan kepemilikannya hingga krisis usai. Sehingga setelah harga normal dan naik kembali, property bisa dijual dengan harga normal atau bahkan lebih mahal.

4. Investasi Properti Mendivesifikasi Portofolio

Ketika anda melakukan diversifikasi investasi, maka risiko kerugiannya dapat diminimalisir. Bila ada instrument investasi yang rugi, ada instrument lain yang masih bisa mendatangkan keuntungan, salah satunya investasi property.

Seperti yang kita tahu, property merupakan asset berwujud dan nyata ada sehingga cukup aman untuk meminimalisir risiko dalam portofolio finansial anda.

Artinya investasi property bisa menjadi benteng pertahanan intrumen investasi anda. Jadi anda bisa lebih tenang dalam berinvestasi karena ada property yang bisa dimanfaatkan.

Cara Investasi Properti

Berikut cara investasi properti untuk pemula yang bisa anda lakukan.

1. Sesuaikan dengan Dana Pribadi

Menjadi seorang investor berarti harus merelakan sebagian dana pribadi untuk diinvestasikan. Anda harus menyesuaikan dana yang anda miliki, jangan melebihi kemampuan finansial anda.

Apa pun instrument investasinya, selalu gunakan uang dingin.

Termasuk saat anda berinvestasi property, sebaiknya gunakan uang yang benar-benar aman. Jangan gunakan pinjaman, uang yang digunakan untuk bisnis, atau uang mendesak lainnya.

Sehingga jika sewaktu-waktu investasinya merugi, tidak akan mengganggu usaha/pekerjaan anda atau kondisi finansial anda secara keseluruhan.

Kuncinya : tahu diri.

2. Tentukan Tujuan Berinvestasi

Saat ingin investasi property, anda harus menentukan tujuan terlebih dahulu.

Apa sebenarnya yang anda inginkan setelah melakukan investasi? Coba pikirkan dengan penuh pertimbangan.

Anda harus menentukan jenis investasi yang ingin anda lakukan, apakah untuk jangka pendek atau jangka panjang.

Sasaran jangka pendek dan sasaran jangka panjang tentu berbeda cara bermainnya. Anda harus benar-benar menentukan tujuan investasi agar anda tidak salah mengambil keputusan saat berinvestasi property.

Misalnya anda ingin berinvestasi properti untuk keuntungan jangka pendek dengan keuntungan maksimal dari investasi selama 5 tahun.

Maka memilih property yang dekat dengan pusat kota atau wilayah berkembang (range 1-2) menjadi pilihan terbaik karena memiliki banyak opsi untuk mendatangkan uang cash untuk jangka pendek entah itu disewakan jadi ruko, kos-kosan, kontrakan, atau yang lainnya.

Kelemahannya mungkin anda harus mengeluarkan biaya ekstra untuk memiliki property di pusat kota, karena harga tanahnya saja sudah bisa tembus puluhan juta per meter.

Sedangkan untuk jangka panjang, anda mungkin bisa memilih investasi property berupa tanah (range 3) yang cukup jauh dari perkotaan tetapi kemungkinan besar akan ramai penghuni dalam kurun waktu 10 tahun lebih.

Kelebihan investasi ini yaitu harganya tidak semahal di daerah kota (range 1-2) sehingga dengan budget yang sama anda bisa memiliki tanah yang lebih luas.

Setelah anda membeli tanah dan mulai banyak orang yang mendiami daerah tersebut, maka anda bisa membangun proyek perumahan. Atau kalau tidak mau pusing, anda bisa menjual tanah tersebut dalam bentuk kavling-kavling sehingga keuntungan yang anda dapat menjadi berlipat-lipat.

3. Pahami Risiko Investasi

Berinvestasi property bukan berarti tanpa risiko. Dari sekian banyak instrument investasi, property mungkin bisa dikategorikan dalam kelas middle profit, middle-risk.

Artinya, keuntungan yang didapat tidak bisa naik berkali-kali lipat secara drastis dan risiko yang ditanggung juga tidak terlalu besar.

Sedangkan jika berinvestasi saham keuntungan yang didapat bisa sangat drastis, namun sebanding dengan risikonya yang sangat tinggi. Besok harga saham naik, namun bisa tiba-tiba langsung anjlok begitu saja.

Ada lagi jenis investasi yang low-profit, low-risk misalnya emas. Keuntungannya tidak terlalu besar karena mengikuti laju inflasi namun risikonya juga kecil.

Dengan memahami risiko investasi, anda seharusnya menjadi lebih berhati-hati terhadap segala kemungkinan yang akan terjadi dan bisa mempersiapkan diri untuk mengatasi risiko tersebut.

4. Bijak Mengatur Dana Investasi Properti

Dalam berinvestasi property, anda juga perlu mengatur keuangan anda dengan bijak dan penuh kehati-hatian.

Anda harus menyeimbangkan pendapatan dan pengeluaran ketika berinvestasi properti.

Semakin cerdas anda mengelola dana investasi property, maka semakin baik pula kondisi finansial anda.

5. Susun Rencana Pembelian

Sebelum melakukan investasi property, anda harus punya strategi pembelian terlebih dahulu. Beberapa langkah perencanaan berinvestasi properti yakni:

  • Tentukan strategi investasi
  • Cari kriteria property
  • Cari properti berdasarkan kriteria
  • Lakukan survei property
  • Bandingkan harga dengan properti serupa
  • Lihat peluang di sekitar lokasi
  • Lakukan negosiasi atau penawaran dengan cerdas

6. Tetap Fokus

Sebagai investor property, anda harus melatih fokus sebaik mungkin.

Percayalah bahwa dengan melakukan perencanaan investasi, anda bisa menghasilkan keuntungan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Selalu belajar dan terus bekerja keras akan membuat anda sukses secara finansial. Imajinasikan diri anda di masa depan nanti, bayangkan kenikmatan yang telah anda tuai sejak memulai investasi property.

Macam-macam Investasi Properti

Ada beberapa macam investasi property yang bisa anda lakukan, misalnya sebagai berikut.

1. Investasi Properti Sewa

Untuk berinvestasi di property, anda bisa memulainya dengan membangun property yang bisa disewakan.

Selain mendapat capital gain, anda bisa memperoleh penghasilan tambahan baik itu harian, bulanan atau tahunan dengan menyewakan property yang anda miliki.

Sayangnya, menyewakan property tidak semudah membalik telapak tangan. Anda membutuhkan perencanaan dan strategi yang matang supaya bisa mengelola property sewa anda dengan baik,

Jika anda tidak bisa mengurus property sewa, anda bisa merekrut karyawan untuk mengurusnya sehingga tidak membuang banyak waktu.

Strategi investasi property sewa Indekos atau kos-kosan

  • Tentukan lokasi yang strategis misal di daerah industry, perkantoran, atau perkuliahan
  • Rekrut karyawan yang jujur dan bisa dipercaya untuk mengurus indekos
  • Buat pembukuan keuangan agar pemasukan dan pengeluaran bisa dimonitor
  • Ciptakan Indekos yang bersih dan nyaman digunakan

Strategi investasi property Sewa Rumah, Ruko, Apartment

  • Buat aturan sewa yang baik
  • Buat kontrak sewa secara tertulis
  • Periksa latar belakang penyewa jika diperlukan
  • Buat pembukuan keuangan

Investasi property yang satu ini termasuk investasi jangka panjang dimana keuntungannya bisa datang lebih lama.

2. Investasi Flip Properti

Flip property merupakan strategi untuk memiliki sebuah property, meronovasinya dan menjual property tersebut dalam waktu yang relative singkat dengan selisih harga yang memberikan keuntungan.

Berinvestasi dengan cara flipping, berarti anda terjun langsung dalam proses transaksinya.

Anda bisa mencari property yang dijual dengan harga lebih murah dari pasaran, misalnya mencari penjual yang butuh uang cepat.

Anda bisa membeli property seharga Rp 750 juta, sedangkan kalau di pasaran bisa mencapai Rp 1 milyar.

Anda bisa menjual rumah tersebut dengan harga Rp 900 juta, artinya sedikit lebih tinggi dari harga awal namun tetap lebih rendah dari harga pasaran. Keuntungan kotor Rp 150 juta.

Ilustrasi di atas hanyalah gambaran sederhana mengenai investai flip properti. Tentu investasi ini memiliki risiko, jika anda tidak bisa mengamati harga pasar atau kurang lihai dalam menjualnya kembali, maka tidak bisa menikmati keuntungan jangka pendek.

3. Investasi Properti Online

Investasi property saat ini juga sudah merambah ke dunia digital. Banyak orang yang sudah berinvestasi secara online melalui platform investasi property.

Ada platform yang menghubungkan investor dengan property asset manager.

Jadi para investor akan menanam modal pada asset untuk produk property yang terkurasi.

Skema investasi ini menyerupai saham dan investor akan mendapat profit berjangka seiring berjalannya waktu.

Platform yang menggunakan metode ini salah satunya yaitu CrowdDAna.

Selain itu, ada juga platform crowdfunding property yang menghubungkan investor dengan pemilik kos-kosan untuk berbagi kepemilikan saham.

Platform crowdfunding property yang khusus merambah di bidang indekos / kos-kosan yaitu LandX.

Sebagai platform urun dana, LandX akan menyediakan project property berupa kos-kosan yang bisa diakusisi sahamnya oleh investor.

Project kos-kosan tersebut sudah dikurasi oleh team LandX sehingga meminimalisir pihak yang bertanggung jawab. Bahkan LandX sendiri sudah diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sehingga lebih kredibel.

Pembelian saham di LandX minimal 1 lot dengan kepemilikan saham maksimal 300 orang di dalam satu perusahaan.

Itulah cara investasi property untuk pemula yang bisa anda jadikan sebagai referensi. Ada beragam jenis investasi bisa anda lakukan, namun yang lebih aman dan punya keuntungan lumayan tentu saja investasi di bidang property.

Kalau pintar mengelola, anda juga bisa dapat penghasilan tambahan secara rutin melalui sewa kos-kosan, sewa rumah, sewa ruko, sewa apartemen dan yang lainnya.

Terakhir, anda harus yakin bahwa anda bisa lebih sejahtera dari sisi finansial dengan berinvestasi di properti.

Rifa Seorang blogger dan internet marketer asal Sumedang, Jawa Barat. Saat ini aktif mengelola beberapa blog dan berjualan produk fashion secara online.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *